1. Menurut cognitive theory of multimedia
learning bahwa ada tiga asumsi utama yang dijadikan acuan dalam merancang suatu
multimedia pembelajaran. Jelaskan ketiga asumsi tersebut dengan memberikan
contoh masing-masing media yang relevanuntuk pembelajaran kimia.
JAWAB :
| Bagan Cognitive Theory of Multimedia Learning (Clark & Mayer.2008:35) |
Teori muatan kognitif (cognitive load theory) menyediakan sebuah model yang berguna untuk menguji suatu aspek penting dari pemrosesan ganda desain pesan visual-auditori multimedia pembelajaran. Model tersebut didasarkan pada tiga asumsi utama:
1. Asumsi Saluran-ganda
Asumsi saluran-ganda (dual-channel assumption) beranggapan bahwa manusia memiliki saluran terpisah bagi pemrosesan informasi untuk materi visual dan materi auditori. Manusia memahami suatu informasi yang didapat melalui citra auditori dan citra pictorial. Pemahaman yang diproses melalui kedua saluran tersebut dan mempresentasikan serta menyimpannya dalam memori jangka panjang.
2. Asumsi Kapasitas-terbatas
Manusia bukan mesin atan super komputer, semua inforamasi yang diperoleh akan diolah, dipadukan, dan diintegrasikan dengan kapasitas otak. Semua informasi yang masuk tidak bisa diolah dan disimpan secara langsung ke otak. Beberapa dari informasi akan diolah menjadi sesuatu yang padu dan dapat dipahami.
Asumsi saluran-ganda (dual-channel assumption) beranggapan bahwa manusia memiliki saluran terpisah bagi pemrosesan informasi untuk materi visual dan materi auditori. Manusia memahami suatu informasi yang didapat melalui citra auditori dan citra pictorial. Pemahaman yang diproses melalui kedua saluran tersebut dan mempresentasikan serta menyimpannya dalam memori jangka panjang.
2. Asumsi Kapasitas-terbatas
Manusia bukan mesin atan super komputer, semua inforamasi yang diperoleh akan diolah, dipadukan, dan diintegrasikan dengan kapasitas otak. Semua informasi yang masuk tidak bisa diolah dan disimpan secara langsung ke otak. Beberapa dari informasi akan diolah menjadi sesuatu yang padu dan dapat dipahami.
3. Asumsi Pemrosesan aktif
Manusia secara aktif melibatkan dirinya dalam pemrosesan aktif untuk mengkonstruksi representasi mental yang saling terkait terhadap pengalaman mereka. Proses kogitif aktif ini meliputi: memberikan perhatian, menata informasi yang masuk dengan pengetahuan lainnya. Pendeknya, manusia adalah prosesor aktif yang menalar dan memasukakalkan setiap informasi yang ada. Manusia bukan prosesor pasif yang hanya menerima merekam sesuatu dan menyimapnnya di memori dan dapat diputar olah kapan saja.
Manusia secara aktif melibatkan dirinya dalam pemrosesan aktif untuk mengkonstruksi representasi mental yang saling terkait terhadap pengalaman mereka. Proses kogitif aktif ini meliputi: memberikan perhatian, menata informasi yang masuk dengan pengetahuan lainnya. Pendeknya, manusia adalah prosesor aktif yang menalar dan memasukakalkan setiap informasi yang ada. Manusia bukan prosesor pasif yang hanya menerima merekam sesuatu dan menyimapnnya di memori dan dapat diputar olah kapan saja.
Memori kerja digunakan untuk penyimpanan sementara dan
memanipulasi pengetahuan dalam kesadaran pikiran aktif. Sejalan dengan
asumsi kapasitas terbatas, memori kerja memang terbatas dalam proses
jumlah pengetahuan dalam suatu waktu tertentu. Jadi, hanya sejumlah
citra yang bisa ditampung di saluran visual dalam memori kerja pada
suatu waktu. Hanya sejumlah kecil suara yang bisa ditampung di saluran
auditori dalam memori kerja pada suatu waktu.
CONTOH : media yang relevan untuk pembelajaran kimia ---> presentasi power point ataupun video dan juga menggunakan aplikasi lainnya. namun perlu disesuaikan materi dan multimedia yg digunakan, misalnya untuk materi reaksi asam-basa, kita dapat memanfaatkan lab virtual dan merancang sedemikian rupa agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik dan maksimal. saat kita menggnakan aplikasi lab virtual tersebut kita harus menjelaskannya agar siswa dapat mendengarkan dan memperoleh informasi lebih maksimal, kita juga harus melibatkan peserta didik secara langsung dengan meminta mereka mencoba menggunakan aplikasi tersebut karena dengan mencoba sendiri itu akan dapat memusatkan perhatian siswa dan mereka mendpatkan informasi dan pengalaman yang selanjutnya akan terproses dan tersimpan diotak dan selanjutnya diharapkan dapat tersimpan pada memori jangka panjang.
2. Jelaskan
bagaimana teori dual coding dapat diadaptasikan dalam menyiapkan suatu
multimedia pembelajaran kimia!
jawab :
Teori dual coding yang dikemukakan
Allan Paivio menyatakan bahwa informasi yang
diterima seseorang diproses melalui salah satu dari dua channel, yaitu channel verbal seperti teks dan suara, dan channel visual (nonverbal image) seperti diagram, gambar, dan animasi. Kedua channel ini
dapat berfungsi baik secara independen, secara paralel, atau juga
secara terpadu bersamaan. Kedua channel informasi tersebut memiliki karakteristik yang berbeda. Channel verbal memroses informasi secara berurutan sedangkan channel nonverbal memroses informasi secara bersamaan (sinkron) atau paralel.
Teori dual coding
mengidentifikasi tiga cara pemrosesan informasi, yaitu:
(a) pengaktifan langsung representasi verbal
atau piktorial,
(b) pengaktifan representasi verbal oleh
piktorial atau sebaliknya
(c) pengaktifan secara bersama-sama
representasi verbal dan piktorial.
Mayer
(2003) mengintegrasikan teori dual coding ini ke dalam model SOI (Selecting
Organizing Integrating) dalam pemrosesan informasi. Hal terpenting yang dinyatakan oleh
teori muatan kognitif adalah sebuah gagasan bahwa kemampuan terbatas memori kerja, visual maupun auditori,
seharusnya menjadi pokok pikiran ketika
seseorang hendak mendesain atau menyiapkan sesuatu multimedia pembelajaran.
Apa perbedaan chanel verbal dan non verbal ?
BalasHapusSimbol atau pesan verbal adalah semua jenis simbol yang menggunakan satu kata atau lebih. Bahasa dapat juga dianggap sebagai sistem kode verbal (Deddy Mulyana, 2005). Bahasa dapat didefinisikan sebagai seperangkat simbol, dengan aturan untuk mengkombinasikan simbol-simbol tersebut, yang digunakan dan dipahami suatu komunitas.
HapusKomunikasi nonverbal adalah komunikasi yang menggunakan pesan-pesan nonverbal. Istilah nonverbal biasanya digunakan untuk melukiskan semua peristiwa komunikasi di luar kata-kata terucap dan tertulis. Secara teoritis komunikasi nonverbal dan komunikasi verbal dapat dipisahkan. Namun dalam kenyataannya, kedua jenis komunikasi ini saling jalin menjalin, saling melengkapi dalam komunikasi yang kita lakukan sehari-hari.